Sertifikasi Kompetensi

11 Sertifikasi Kompetensi ini Sangat Dibutuhkan Ketika Mau Kerja di Industri

Posted on

Indonesia merupakan negara dengan sumber daya manusia yang sangat besar. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, sertifikat kompetensi sangat penting khususnya untuk dunia industri. Sebagai bukti kemampuan seseorang dalam melakukan tugas secara kompeten.

Apa Itu Sertifikat Kompetensi?

Sertifikat profesi atau kompetensi merupakan salah satu sarana untuk menyatakan seseorang sudah kompeten dan profesional di bidangnya. Sertifikat tersebut dikeluarkan melalui proses pemberian secara sistematis dan objektif setelah melakukan uji kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Pemberian sertifikat tersebut mengacu pada standar kompetensi yang bersifat nasional ataupun internasional. Sertifikat diberikan berdasarkan kompetensi spesifikasi dari sikap, pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan penerapan dalam pekerjaan secara efektif dan efesien sesuai dengan standar yang berlaku.

Dengan adanya sertifikat profesi tersebut dapat menjadi pengakuan tertulis atas profesi yang dimiliki oleh seseorang. Pengakuan sertifikasi tersebut dapat dilakukan secara nasional ataupun internasional melalui lembaga yang mengeluarkan sertifikat tersebut.

Sertifikasi dikeluarkan oleh dua lembaga yaitu Kemenaker RI dan BNSP. Perbedaan pengaturan sertifikasi harus disikapi dengan bijak sehingga tidak memberatkan dalam sisi implementasi. Dalam sertifikasi juga perlu akreditasi yang dilakukan oleh KAN sesuai dengan UU Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian.

Kedua lembaga tersebut pada dasarnya mempunyai kesamaan acuan pelaksanaan baik akreditasi ataupun dalam pemberian lisensi. Lembaga melaksanakan tugasnya mengacu pada standar SNI ISO atau IEC 17024 tentang penilaian kesesuaian persyaratan umum lembaga sertifikasi profesi.

Kesamaan tersebut menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan tugas dan menjadi pijakan awal kolaborasi dua lembaga yaitu Kemenaker dan BNSP. Pengeluaran sertifikasi dilakukan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku.

 

Mengapa Sertifikasi Kompetensi Itu Penting?

Sertifikasi kompetensi merupakan pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai keterampilan dan kemampuan yang mumpuni sesuai dengan standar kerja yang telah ditetapkan. Sertifikasi akan menjadi salah satu penunjang untuk tetap bertahan dalam pekerjaan.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikasi ini masih kurang. Sertifikasi sebaiknya menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap tenaga kerja. Melalui sertifikasi, para tenaga kerja akan lebih fokus dalam bekerja dan dapat diakui oleh negara atas keahlian yang dimilikinya.

Sertifikasi mempunyai manfaat dan peran penting yaitu:

  1. Membantu tenaga kerja dalam mempromosikan profesinya

Setiap tenaga kerja pasti mempunyai keahlian yang berbeda-beda. Untuk mempromosikan diri akan keahlian yang dimiliki tersebut adalah dengan sertifikat profesi atau keahlian sehingga profesi yang dimiliki dapat diakui di dunia kerja.

  1. Merencanakan karir

Seseorang pasti mempunyai rencana karir yang berbeda. Dengan adanya sertifikat tersebut dapat membantu tenaga kerja untuk merencanakan karir yang diinginkan. Karir bisa berbagai macam bidang, baik itu seni, pendidikan, bisnis dan sebagainya.

  1. Pengakuan kompetensi

Sertifikasi berfungsi sebagai pengakuan akan kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja baik itu lintas sektor ataupun lintas negara. Sehingga membantu tenaga kerja dalam mencari pekerjaan yang diinginkan dengan lebih mudah.

  1. Menyakinkan industri akan potensi yang dimiliki seseorang

Dalam dunia kerja persaingan atau kompetensi sangat kuat, sehingga diperlukan bukti tertulis untuk menyakinkan industri atau perusahaan bahwa Anda mempunyai potensi dan sudah kompeten dalam menghasilkan produk jasa ataupun barang.

  1. Membantu memenuhi persyaratan regulasi

Sertifikat berguna untuk memenuhi persyaratan regulasi. Dalam persyaratan administrasi perusahaan biasanya menyertakan dokumen tentang keahlian yang Anda miliki, sehingga dengan sertifikat tersebut dapat membantu untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

  1. Mengukur tingkat pencapaian kompetensi

Adanya sertifikat juga dapat membantu Anda dalam mengukur tingkat pencapaian kompetensi selama proses pembelajaran atau praktik di lembaga formal ataupun informal secara mandiri.

  1. Sebagai bukti pengakuan tertulis

Persaingan di dunia kerja sangat kompetetif, sehingga perlu persiapan yang lengkap termasuk sertifikat keahlian atau kompetensi yang dapat menjadi nilai plus perusahaan untuk merekomendasikan Anda.

  1. Mengetahui kemampuan yang dimiliki

Sertifikasi dapat mengukur kemampuan seseorang pada bidang yang disukai dan ditekuni. Sehingga Anda dapat mengetahui kecakapan akan potensi yang dimiliki. Jika belum kompeten, Anda masih bisa belajar dan terus mengasah kemampuan Anda hingga maksimal.

  1. Mengembangkan diri

Dengan adanya sertifikasi profesi yang diakui oleh nasional ataupun internasional, dapat membuat potensi dan kemampuan Anda berkembang ke tinggal yang lebih tinggi. Anda juga mempunyai peluang karir yang lebih baik di perusahaan yang Anda inginkan.

  1. Menyaring bibit unggul

Beberapa perusahaan mensyaratkan adanya sertifikat dalam merekrut karyawan. Program sertifikasi mempunyai keuntungan untuk memudahkan HRD dalam menyaring bibit unggul. Seseorang yang mempunyai sertifikat profesi dapat menunjukan bahwa keahlianya berada diatas rata-rata.

Sertifikasi menjadi bukti kinerja dengan level profesional. Sertifikasi profesi dapat menambah produktivitas kerja. Sebelum melakukan ujian, lembaga mengadakan pelatihan terlebih dahulu yang berguna untuk mengetahui standar pekerjaan.

Bagi perusahaan, tenaga kerja yang telah diakui oleh lembaga sertifikasi dapat mempunyai produktivitas yang lebih tinggi serta mempunyai keterampilan sesuai dengan pekerjaan yang dikerjakanya. Tenaga kerja dapat bekerja secara efektif dan mengurangi kesalahan dalam bekerja.

Selain sertifikasi profesi, Anda juga harus menyiapkan CV atau resume. CV menjadi hal penting juga sebelum HRD melihat dokumen lainya. Sehingga Anda harus mengetahui cara membuat CV yang baik, kreatif serta menarik HRD untuk melihat data diri Anda.

Pentingnya sertifikasi tersebut membuat alasan kuat mengapa harus mengasah kemampuan untuk menyiapkan diri menghadapi persaingan yang sangat ketat. Salah satu sertifikasi yang banyak digunakan oleh industri adalah pelatihan dan sertifikasi K3.

Lembaga Sertifikasi Kompetensi

Lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikat keahlian atau kompetensi adalah Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesi dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP. Kedua lembaga tersebut dapat mengeluarkan sertifikat keahlian sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku.

Kemenaker merupakan kementrian dalam pemerintahan di bidang urusan ketenagakerjaan. Kemenaker berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Sekarang ini Menteri Kemenaker RI dijabat oleh Hanif Dhakiri dimulai sejak 27 Oktober 2014.

BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden. BNSP mempunyai kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil serta bertugas melaksanakan sertifikasi profesi tenaga kerja. BNSP begian integral dari pengembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja.

Sistem penyiapan tenaga kerja terdapat dua prinsip yaitu penyiapan tenaga kerha berdasarkan kebutuhan pengguna dan proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja yang dilakukan dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi.

Berikut lembaga sertifikasi profesi sesuai dengan BNSP yang dibutuhkan ketika ingin mendaftar kerja di industri.

  1. Teknisi Otomotis Indonesia (TO) = kategori LSP, bidang otomotif, dan berada di DKI Jakarta.
  2. Telematika = kategori LSP, bidang telekomunikasi dan informasi dan berada di DKI Jakarta.
  3. Tenaga Laboratorium Penguji Indonesia = kategori LSP, bidang laboratory.
  4. Logam dan Mesin Indonesia = kategori LSP, bidang logam mesin.
  5. Lembaga Keuangan Mikro Certif = kategori LSP, bidang keuangan.
  6. Garmen = kategori LSP, bidang garmen.
  7. Pariwisata = kategori LSP dan bidang pariwisata.
  8. Minyak dan Gas = kategori LSP dan bidang industri minyak dan gas bumi serta panas bumi.
  9. Koperasi Jasa Keuangan = kategori LSP, bidang mineral, batu bara dan panas bumi.
  10. Badan Sertifikasi Manajemen Resiko = kategori LSP dan bidang keuangan.

Contoh-contoh Sertifikasi yang Dibutuhkan di Industri

Industri mempunyai beragam bidang keahlian dan profesi. Salah satu bidang yang membutuhkan sertifikasi adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3. K3 dibutuhkan di semua sektor industri baik itu komersil maupun konstruksi.

Sertifikasi mempunyai berbagai jenis yaitu:

  1. Sertifikasi akademik

Sertifikasi akademik merupakan sertifikasi yang diberikan untuk gelar pendidikan formal yaitu Sarjana, Master, Doktor, dan sebagainya yang telah menyelesaikan pendidikan formal dengan baik.

  1. Sertifikasi profesi

Sertifikasi profesi merupakan sertifikasi yang diberikan atas keahlian atau kemampuan tertentu untuk profesi tertentu sesuai dengan bidangnya.

Contoh sertifikasi profesi tersebut adalah:

  1. British Computer Society (BCS)

Sertifikasi ini dikembangkan oleh profesional sosiety dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

  1. Australian Computer Society (ACS)

Sertifikasi ACS termasuk dalam tiga model sertifikasi profesional yang dikembangkan oleh profesional sosiety.

  1. Soulth East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC)

Sertifikasi SEARCC dikembangkan oleh profesional society yang masuk dalam tiga model sertifikasi profesional.

  1. Linux Profesional

Sertifikasi ini dikeluarkan oleh komunitas suatu profesi.

  1. System Administration Guild (SAGE)

SAGE dikeluarkan oleh komunitas suatu profesi.

  1. IS Auditing (CISA)

CISA juga termasuk sertifikasi yang dikeluarkan oleh komunitas profesi.

  1. MCSE, CCNA, CNE, dan RHCE

Sertifikasi ini dikeluarkan oleh vendor. Untuk MCSE dari Microsoft, CCNA dari Cisco, CNE dari Netware dan RHCE dari Red Hat. Untuk mendapatkan sertifikat ini dibutuhkan skill yang sangat spesifik.

  1. Sertifikasi TI

Sertifikasi TI yaitu profesional ICT untuk operator, administrator, engineer, developer dan specialist. Akademisi ICT untuk trainer, lecturer, instructur dan teacher. Manager dan Supervisi ICT dan semua pihak.

  1. Certificate of Competence dan Certificet Attainment

Sertifikat ini termasuk sertifikat nasional yang diterbitkan oleh LSP Telematika untuk level kualifikasi dan jenjang jabatan sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia sebagai pengakuan kompetensi pada bidang keahlian kerja.

  1. Sertifikasi Bahasa Pemrograman

Sertifikasi ini termasuk sertifikasi internasional seperti program java, java mobile, program microsoft NET. Semua sertifikat tersebut berkaitan dengan bidang pemrograman komputer.

  1. Sertifikasi Database

Untuk sertifikasi ini meliputi datadase MS SQL Server yaitu MS Certificate DBA dan Database Oracle yaitu Oracle Certified DBA yang dibagi menjadi 3 jenjang yaitu Associate, Professional dan Master.

Sertifikasi kompetensi dangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Bagi lulusan baru, sertifikat tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri saat melamar pekerjaan. Dengan adanya sertifikasi tersebut berarti Anda telah membuktikan kemampuan dan keahlian yang diakui oleh lembaga profesional.

Sehingga hal tersebut menjadi nilai tambah bagi perusahaan mesti Anda baru lulus atau masih fresh graduate dan belum mempunyai banyak pengalaman. Bagi tenaga kerja, sertifikasi dapat menjadi nilai tambah kepercayaan diri dalam melaksanakan tugas perusahaan.

Kemampuan yang sudah diakui dan diuji dapat menambah keyakinan akan potensi dan keunggulan yang dimiliki. Sehingga menjadi suatu kebanggaan dengan menyatakan kompeten dari lembaga sertifikasi sesuai dengan peraturan dan standar yang ditetapkan.

Referensi :

https://baimers.wordpress.com/2012/12/05/contoh-contoh-sertifikasi-nasional-dan-internasional-sertifikasi-software-dan-database-development/

https://bnsp.go.id/informasi/102/TENTANG-BNSP-

http://direktoritraining.com/daftar-lembaga-sertifikasi-profesi-lsp-di-indonesia/

http://www.koran-jakarta.com/sertifikasi-kompetensi-sdm/

http://lsptrainerindonesia.id/apa-pentingnya-sertifikasi-kompetensi/

https://id.wikipedia.org/wiki/Kementerian_Ketenagakerjaan_Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *