pelatihan dan sertifikasi K3

Pelatihan dan Sertifikasi K3 Sangat Dibutuhkan Ketika Memasuki Dunia Kerja

Posted on

Dalam dunia kerja membutuhkan skill dan kemampuan untuk dapat bersaing dengan yang lanya. Kemampuan tersebut dibuktikan dengan adanya sertifikasi. Sertifikasi mempunyai berbagai jenis, salah satunya sertifikasi K3. Sehingga, pelatihan dan sertifikasi K3 saat ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

Apa Itu K3?

Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau yang dikenal dengan K3 merupakan bidang yang terkait dengan keselamatan, kesehatan serta kesejahteraan terhadap pekerja di dalam lokasi atau tempat kerja. K3 bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan di lingkungan kerja.

K3 sangat penting bagi moral, finansial serta legalitas. Semua organisasi mempunyai kewajiban untuk memberikan perlindungan yang aman kepada pekerja dan orang lain sepanjang waktu. Adanya K3 dapat melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain di lingkungan kerja.

Praktik K3 dapat berupa pemberian sanksi atau kompensasi terhadap pelanggaran yang sudah dilakukan, memberikan penyembuhan luka dan perawatan pekerja, menyediakan perawatan kesehatan, serta memberikan pencegahan dengan melakukan pendekatan personal kepada pekerja.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja ini berkaitan dengan ilmu kesehatan kerja, baik di teknik industri, teknik kimia, fisika, psikologi, proyek, dan semua lokasi kerja. Sehingga bidang industri membutuhkan pemahaman mengenai K3 kepada pekerjanya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

Tujuan K3

Tujuan K3 adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit karena pekerjaan, serta melindungi semua sumber produksi agar dapat digunakan secara efesien dan efektif. K3 juga berfungsi untuk memelihara dan melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja sehingga dapat meningkatkan kinerjanya.

K3 dapat menjaga dan memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang yang berada di lingkungan kerja tersebut. K3 dapat memastikan sumber produksi agar dapat terpelihara dengan baik dan dapat digunakan secara aman dan efesien.

K3 dapat berupa upaya yang dilakukan untuk memastikan keutuhan jasmani dan rohani setiap pekerja serta masyarakat di sekitarnya terhadap hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat yang makmur dan adil. K3 dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Peluang Kerja K3

Pada tahun 2013, Pemerintah mengeluarkan peraturan tentang jabatan fungsional di instansi kesehatan. Instansi kesehatan tersebut meliputi rumah sakit dan puskesmas. Dengan adanya peraturan tersebut diharapkan semua instansi atau perusahaan mempunyai ahli K3 yang kompeten.

Jabatan fungsional sebagai PNS ahli K3 rumah sakit menjadi angin segar bahwa lulusan K3 tidak hanya di tambang atau gas saja. Sehingga lulusan K3 tidak harus merantau ke luar Jawa. Setelah adanya MOU mengenai lulusan K3 bisa bekerja sebagai PNS ahli K3 rumah sakit atau pusat kesehatan.

Prospek kerja lainya dari lulusan K3 bukan hanya sebagai PNS ahli K3 saja. Peluang kerja lulusan K3 untuk SI atau D4 adalah:

  1. Manufacture

Lulusan K3 mempunyai peluang untuk bekerja di pabrik atau perusahaan berbagai bidang, baik itu mesin, farmasi, sipil, dan sebagainya. Misalnya perusahaan Astra, Coca cola, Pupuk Kaltim, Kimia Farma, Semen Gresik, serta pertambangan seperti ANTAM, PAMA, BUMA, SIS dan sebagainya.

Lulusan K3 juga dapat bekerja di bidang gas dan oil seperti Badak LNG, Pertamina, ConPi, Exxon Mobil, Chevron, dan sebagainya. Terutama jika mempunyai sertifikasi profesi K3 sebagai bukti kompetensi yang dimiliki seseorang dalam bidang K3.

  1. Konstruksi

Lulusan K3 sangat dibutuhkan untuk proyek konstruksi baik itu pembangunan gedung, jalan, bandara dan sebagainya. Perusahaan konstruksi negeri ataupun swasta selalu memberikan peluang kerja bagi lulusan K3 dengan syarat dan spesifikasi yang harus dipenuhi.

Perusahaan konstruksi yang membutuhkan lulusan K3 adalah Wijaya Karya, Adhi Karya, Waskita, Nindya Karya, dan sebagainya. Sehingga dapat menjadi peluang kerja yang besar bagi semua lulusan K3 di berbagai universitas.

  1. Textile

Lulusan K3 juga mempunyai peluang untuk bekerja di bidang textile atau garmen. Perusahaan yang bergerak di bidang tersebut pasti membutuhkan tenaga ahli profesional yang dapat menangani risiko kerja yang mungkin terjadi.

  1. Rumah Sakit

Peluang kerja untuk lulusan K3 dapat bekerja di instansi kesehatan sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan. Lulusan K3 dapat bekerja di rumah sakit, puskesmas, apotik, dan sebagainya yang bergerak di bidang kesehatan atau farmasi.

  1. Dosen

Selain bekerja di berbagai instansi atau perusahaan, lulusan K3 juga mempunyai peluang  untuk bekerja sebagai tenaga pengajar atau dosen. Syarat sebagai dosen minimal harus S2, sehingga Anda dapat memilih jurusan K3 saat menempuh pendidikan S2 atau sebelumnya.

Prospek kerja lulusan K3 sangat luas dan hampir di semua sektor industri membutuhkan tenaga ahli K3. Dalam PP terdapat kewajiban mempunyai SMK3 di semua perusahaan. Perusahaan wajib mempunyai ahli K3 yang dibuktikan dengan adanya sertifikasi K3 dari Lembaga resmi atau LPJK.

Pelatihan K3

Untuk menjadi seorang ahli K3 dibutuhkan pelatihan khusus K3. Pelatihan dan sertifikasi K3 tersebut bertujuan untuk menilai dan mengasah kemampuan serta skill yang dimiliki seseorang dalam bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Dari pelatihan tersebut dibuktikan dengan sertifikasi K3.

  • Pelatihan K3 Umum

Pembinaan ahli K3 umum merupakan program dari kemenaker untuk mempersiapkan ahli K3 di perusahaan. Pelatihan ahli K3 umum ini dalam bentuk seleksi atau penilaian khusus bagi seseorang yang pernah mengikuti kursus tentang K3 dan berminat menjadi ahli K3.

Pelaksanaan pelatihan ahli K3 umum ini selama 120 jam atau 12 hari efektif. Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikasi K3 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tugas dan kewajiban ahli K3 umum adalah:

  1. Menjelaskan wewenang, tugas dan tanggung jawab AK3
  2. Menjelaskan pentingnya K3 dalam perusahaan
  3. Menjelaskan hak pekerja dalam bidang K3
  4. Menjelaskan tujuan manajemen K3
  5. Menjelaskan sistem pelaporan kecelakaan kerja
  6. Menganalisis kasus kecelakaan serta faktor penyebabnya secara nasional dan internasional
  7. Mengetahui persyaratan keselamatan kesehatan kerja di tempat kerja
  8. Mengetahui persyaratan peraturan perundangan di tempat kerja
  • Pelatihan K3 Migas

Pelatihan ahli K3 migas merupakan program untuk mempersiapkan ahli K3 dalam bidang industri migas. Industri migas merupakan industri yang mempunyai risiko tinggi. Jika ada kelalaian kecil dapat menyebabkan bahaya yang berdampak serius.

Untuk meminimalkan adanya risiko bahaya tersebut, pemerintah berusaha meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan dan penerapan standar K3LH pada industri migas mulai dari sektor hilir hingga hulu dalam setiap daerah operasinya.

Pada tahun 2008, tercatat 4 kali kecelakaan pada daerah operasi hilir migas dan pada tahun sebelumnya sebanyak 6 kali. Kecelakaan kegiatan operasi hulu migas sebanyak 12 kali pada tahun 2007.  Sehingga sektor hilir mempunyai jumlah kecelakaan paling dominan.

Untuk meminimalisir kecelakaan tersebut diperlukan ahli profesional yang memenuhi kualifikasi nasional dan internasional. Sesuai dengan SNI yang sudah ditetapkan, melalui SK Dirjen Migas telah membentuk Lembaga Sertifikasi Kompetensi Personil Tenaga Khusus Migas.

LSK migas bertujuan untuk membantu meningkatkan profesionalisme pada ahli K3 migas. LSP migas bekerjasama untuk mengadakan pelatihan bagi tenaga K3 di lingkungan migas sebagai level pengawas.

Dalam pelatihan K3 migas ini materi yang akan diberikan yaitu perundangan K3L migas, HSE Management Program, Basic Safety, Identifikasi Bahaya, Pencegahan Kebakaran, JSA, Fire and Explosion, Safe Work Practices, Permit System, Confined Space, Construction Safety, dan sebagainya.

  • Pelatihan K3 Listrik

Pelatihan ahli K3 listrik berkaitan dengan kelistrikan sesuai dengan peraturan KepMenaker. Dalam PUIL 2000 mengenai pengawasan intalasi penyalur petir serta pengawasan terhadap instalasi listrik lainya yang berisiko menimbulkan bahaya.

Kemenaker menyelenggarakan pelatihan ahli K3 listrik untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan K3 di tempat kerja serta dapat memberikan peran yang optimal dalam mengendalikan risiko kecelakaan kerja.

Pelatihan ahli K3 listrik mempunyai tujuan untuk menyiapkan tenaga ahli K3 listrik yang dapat melakukan identifikasi, evaluasi serta pengendalian risiko dalam pelaksanaan K3 listrik. Dan dapat mempersiapkan tenaga pelaksana yang dapat melaksnakan K3 di tempat kerja.

Pelatihan ahli K3 listrik juga bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pelaksana yang dapat menjelaskan teknik pencegahan serta penanggulangan kecelakaan kerja, khususnya bagi pekerja di bidang kelistrikan atau elektrikal.

Kompetensi umum pelatihan ahli K3 listrik ini adalah dapat melakukan pekerjaan pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan instalasi listrik. Sehingga memberikan rasa aman bagi diri sendiri, orang lain, serta peralatan yang ada di tempat kerja.

Dalam pelatihan tersebut, peserta akan diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya listrik cara pencegahan bahaya listrik, prosedur kerja, pemeriksaan instalasi listrik. pembacaan gambar, dasar teknik kelistrikan dan peraturan serta standar kelistrikan.

 

Sertifikasi K3

Setelah mengikuti pelatihan ahli K3 baik itu umum, migas atau listrik. Anda akan mengikuti sertifikasi K3 untuk mendapatkan bukti kompetensi dalam bentuk sertifikat. Sertifikat K3 tersebut sangat berguna untuk masuk di dunia kerja.

  • Sertifikasi Ahli K3 Umum

Sebelum mengikuti sertifikasi ahli K3 umum, Anda harus menyiapkan syarat administrasi berupa ijazah terakhir minimal D3 untuk semua jurusan, membayar administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta dokumen data diri lainya.

Sertifikasi K3 umum mempunyai beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan paket sertifikasi. Paket sertifikasi ahli K3 umum meliputi ISO 9001 2015 45001 2018 Awareness, Basic Risk Management, Penanganan Bahan Berbahaya Beracun Dasar dan sebagainya.

Sertifikasi ahli K3 umum Kementrian Ketenagakerjaan memberikan paket SKP Lisensi, Lencana yang diproses oleh Kementrian Pusat selama 3 hingga 4 bulan. Setelah proses tersebut selesai, sertifikasi ahli K3 akan dikirimkan melalui pos ke alamat peserta.

  • Sertifikasi K3 Migas

Sertifikasi K3 migas dikeluarkan oleh BNSP denganakreditasiLSP K3. Peserta yang mengikuti sertifikasi ini harus dinyatakan lulus dalam pelatihan K3 migas untuk mendapatkan sertifikat sebagai Ahli K3 Migas sebagai level pengawas dari LSP K3 ICOOSH.

Tenaga ahli dilibatkan adalah tenaga instruksi yang sangat berpengalaman dalam industri migas dalam bidang K3 dengan mempunyai sertifikasi nasional ataupun internasional. Tenaga ahli sebagai asesor adalah penguji yang berpengalaman dalam bidang migas dan sudah terdaftar sebagai assesor di BNSP dan LSP Migas.

Persyaratan umum peserta sertifikasi adalah mempunyai pendidikan minimal D3 dan mempunyai pengalaman di bidang migas minimal 2 tahun. Dokumen yang dibutuhkan yaitu ijazah terakhir, dokumen diri seperti KTP, pas foto, dan melengkapi adminitrasi lainya.

  • Sertifikasi K3 Listrik

Sertifikasi ahli K3 listrik diberikan kepada peserta pelatihan K3 listrik yang telah dinyatakan lulus serta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ahli K3 listrik ini dibutuhkan untuk menjadi pengawas dalam pelaksana K3 kelistrikan dalam perusahaan atau instansi.

Selama sertifikasi, peserta akan mendapatkan materi mengenai kebijakan UU No 1 Tahun 1970 mengenai K3, persyaratan K3 rancangan instalasi listrik, persyaratan K3 sistem proteksi keselamatan listrik, persyaratan K3 pembangkitan tenaga listrik, persyaratan K3 jaringan instalasi, persyaratan K3 instalasi penerangan dan sebagainya.

Materi lain yang diberikan selama sertifikasi kompetensi untuk ahli K3 listrik adalah identifikasi bahaya, penilaian, serta pengendalian risiko listrik, pelaporan dan analisa kecelakaan kerja, serta memberikan Praktik Kerja Lapangan atau PKL.

Sertifikasi ahli K3 listrik diberikan dari Kemenaker RI dengan Lisensi dan penunjukan Ahli K3 Listrik setelah memenuhi persyaratan dan dinyatakan lulus selama pelatihan K3 listrik berlangsung. Sertifikat tersebut dapat menjadi dokumen penting untuk melamar pekerjaan.

 

Apa Perbedaan Sertifikasi K3 Kemenaker Trans VS K3 BNSP

Dalam perundangan tidak mencantumkan istilah Kemenaker ataupun BNSP. Istilah tersebut digunakan untuk membedakan lembaga yang mengeluarkan sertifikat tersebut. Kedua lembaga tersebut mempunyai 8 perbedaan secara umum dan singkat.

  1. Kelembagaan yang memberikan sertifikasi
  2. Persyaratan Sertifikasi
  3. Dasar Hukum
  4. Fungsi dan Posisi
  5. Masa Pelatihan
  6. Kompetensi Sertifikasi
  7. Dokumen yang didapatkan
  8. Masa berlaku dari masing-masing sertifikat.

Ahli K3 Kemenaker ditunjuk oleh pejabat yang berwenang yaitu Direktur Pengawasan Norma K3, Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan serta K3 dengan mempertimbangkan tim penilai sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ahli K3 BNSP diberikan oleh Lembaga BNSP berdasarkan penilaian kompetensi oleh assesor  yang ditunjuk secara khusus untuk memberikan pengawasan dan penilaian bahwa peserta sertifikasi telah menguasai kompetensi yang sudah diberikan sesuai dengan SKKNI.

BNSP adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang merupakan lembaga independen. BNSP bertugas untuk melaksanakan sertifikasi sesuai dengan Peraturan Pemerintah 23 Tahun 2004. Sehingga BNSP dapat mengeluarkan sertifikasi secara resmi.

Ahli K3 Kemenaker merupakan tenaga teknik berkeahlian khusus dariluar Departemen Tenaga Kerja yang telah ditunjuk Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi Undang-undang Keselamatan Kerja. Ahli K3 Kemenaker juga merupakan penasihat perusahaan yang berkaitan dengan K3.

Ahli K3 Kemenaker adalah ahli K3 perusahaan yang melekat secara individu dan instansi secara otomatis mendapatkan kewajiban dan wewenang khusus dari Kemenaker. Sedangkan BNSP hanya melekat pada individu yang menjadi pengakuan atas kompetensi dirinya dan mempunyai wewenang yang terbatas.

Kedua lembaga dapat mengeluarkan sertifikat tenaga ahli kepada semua peserta yang memenuhi syarat dan dinyatakan lulus. Pemberian sertifikat ahli sesuai dengan bidang ilmu yang diikuti oleh setiap peserta serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Cara Mendapatkan Sertifikasi K3

Untuk mendapatkan sertifikasi K3, tenaga kerja harus melakukan pelatihan terlebih dahulu yang diselenggarakan oleh departemen tenaga kerja. Departemen tersebut ada dua yaitu Kemenaker dan BNSP. Untuk mendapatkan lisensi, tenaga kerja harus melakukan pelatihan dan dinyatakan lulus.

Untuk menunjuk ahli K3, Menteri membentuk Tim Penilai secara fungsional yang diketuai oleh Direktur Jenderal Bina Hubungan Ketenagakerjaan dan Pengawasan Norma Kerja dengan anggotanya serta Badan di luar Departemen Tenaga Kerja yang resmi.

Tim penilai tersebut mempunyai tugas untuk memeriksa kelengkapan persyaratan peserta, melakukan pengujian kemampuan teknis di bidang K3, serta menyampaikan kepada Menteri untuk mengeluarkan keputusan penunjukan Ahli K3 yang telah memenuhi syarat dan lulus oleh tim penilai.

Bagi para peserta yang ingin mengajukan dan mengangkat sebagai Ahli K3 harus mengajukan permohonan secara tertulis kepada Menteri dengan melampirkan dokumen yaitu Daftar Riwayat Hidup, surat keterangan pengalaman kerja, serta surat kesehatan dari dokter.

Dokumen yang harus disiapkan yaitu surat pernyataanbekerja penuh di perusahaan. Ijazah terakhir minimal D3 serta sertifikat pendidikan khusus yang diselenggarakan oleh Lembaga bersertifikat sebagai pertimbangan tambahan.

Untuk mendapatkan sertifikasi K3 dari Kemenaker RI, ada beberapa dokumen yang harus disiapkan yaitu:

  1. Memenuhi persyaratan Permen 04 Tahun 1987

Kemenaker mempunyai peraturan mengenai pemberian sertifikasi K3 sesuai dengan Permen 04 Tahun 1987. Sehingga Anda harus membaca dan mengetahui dahulu isi dari peraturan tersebut.

  1. Mengikuti pembinaan dan pelatihan

Sebelum mendapatkan sertifikasi K3, peserta harus mengikuti pembinaan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenaker. Masing-masing program pelatihan mempunyai pembahasan yang berbeda, sehingga waktu pelatihan juga berbeda-beda.

Untuk pelatihan Ahli K3 umum biasanya berlangsung selama 12 hari pelatihan dengan berbagai materi yang diberikan. Selama pelatihan tersebut, peserta akan dinilai oleh Tim Penilai dan jika dinyatakan lulus berhak mengikuti tahap selanjutnya.

  1. Melakukan ujian

Setelah melakukan pelatihan, peserta akan melakukan ujian sertifikasi. Ujian ini diberikan dalam bentuk tes ujian yang menentukan apakah tenaga kerja layak mendapatkan sertifikat atau SIO dan SKP. Ujian berlangsung setelah pelatihan sudah dilaksanakan.

Selain sertifikasi yang diberikan dari Kemenaker, BNSP juga mengeluarkan sertifikat secara resmi. Untuk mendapatkan sertifikat dari BNSP ini, Anda harus mengikuti langkah berikut ini:

  1. Terdaftar sebagai peserta pelatihan

Peserta sertifikasi harus terdaftar secara resmi di BNSP sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan melampirkan berbagai dokumen yang dibutuhkan termasuk data diri, ijazah, dan sebagai surat keterangan lainya.

  1. Mengikuti pelatihan

Setelah persyaratan sudah siap, peserta harus mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh BNSP. Pelatihan tersebut dilaksankan sesuai dengan bidang pekerjaan yang dipilih. Jika Anda memilih K3, maka Anda akan mendapatkan materi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja.

  1. Mengikuti ujian kompetensi

Setelah Anda mengikuti pelatihan selama beberapa hari, Anda harus mengikuti ujian kompetensi. Ujian ini bertujuan untuk menguji kemampuan dan kompetensi yang Anda miliki setelah mengikuti pembinaan dan pelatihan sertifikasi.

Jika Anda dinyatakan lulus ujian kompetensi tersebut, maka Anda berhak mendapatkan sertifikat ahli K3 dari BNSP serta mendapatkan SIO sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam lembaga tersebut.

  1. Mendapatkan SKP

Selain mendapatkan sertifikasi, Anda juga dapat memperoleh SKP dengan syarat peserta harus mempunyai pengalaman kerja selama minimal 2 tahun dan mengikuti tes atau ujian lagi. Setelah lulus, Anda akan mendapatkan sertifikat SKP tersebut.

Cara mendapatkan sertifikat K3 memang bukan hal yang sulit ataupun gampang. Semua itu sesuai dengan kemampuan dan niat masing-masing. Jika Anda ingin memperoleh sertifikat tersebut dibutuhkan niat yang kuat, karena proses sertifikasi tersebut berlangsung cukup lama.

Sebagai generasi muda yang berkarya dan berprestasi, pelatihan dan sertifikasi K3 ini sangat dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Dalam dunia kerja terdapat persaingan yang sangat ketat, terutama saat seleksi administrasi.

Dengan adanya sertifikasi ahli K3 dapat menjadi pertimbangan utama perusahaan untuk memilih Anda. Karena tidak semua orang mempunyai sertifikat tersebut. Sertifikat menjadi bukti kompetensi yang Anda miliki secara nyata.

Referensi :

https://www.linkedin.com/pulse/kemnaker-vs-bnsp-husnul-fitri

https://www.synergysolusi.com/training-ahli-k3-listrik.html

https://indohes.com/pembinaan-dan-sertifikasi-ahli-k3-umum-sertifikasi-kemnaker-ri-2019/

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-k3.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Kesehatan_dan_keselamatan_kerja

http://hima-k3.ppns.ac.id/prospek-pekerjaan-ahli-k3/

http://hsecenter-id.com/training/pelatihan-k3-sertifikasi-bnsp/pelatihan-k3-migas-bnsp-jakarta/

https://pelatihank3terbaru.wordpress.com/2018/02/13/cara-mendapatkan-sertifikasi-kompetensi-k3/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *